- Andai Jadi Midfielder Kel... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... otparpus
- For WInning Eleven Mania... fho
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Selasa, 02/12/2008 11:51 WIB
'Jerman Menunggu Bayern Vs Hoffenheim' - Senin, 01/12/2008 12:00 WIB
Cerbung a la Hoffenheim - Senin, 01/12/2008 11:26 WIB
Pizarro 'Hidup' Lagi - Senin, 01/12/2008 01:45 WIB
Debut, Babbel Menangkan Stuttgart - Minggu, 30/11/2008 00:41 WIB
Pizarro Hat-trick, Bremen Bantai Frankfurt - Sabtu, 29/11/2008 05:13 WIB
Pantelic Dorong Hertha ke Posisi Dua
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 04/09/2008 07:05 WIB
Podolski: Saya Tak Seharusnya Gabung Munich
Doni Wahyudi - detiksport

Munich - Kesabaran Lukas Podolski terhadap Bayern Munich sepertinya habis sudah. Selalu jadi pemain cadangan selama dua musim, dia mengaku menyesal bergabung dengan FC Hollywoood.
Baru kemarin manajer umum Bayern, Uli Hoeness, meminta Podolski untuk meningkatkan performanya. Sang striker dinilai terlalu banyak protes setelah dirinya kalah bersaing dengan Miroslav Klose dan Luca Toni, hal mana membuatnya harus mengakrabi bench.
Mungkin sudah terlalu lama bersabar jadi cadangan, plus mulai khawatir akan masa depan karirnya, striker 24 tahun itu mulai menyatakan penyesalan atas keputusan menerima pinangan The Bavarian tahun 2006 lalu. Padahal jika melihat penampilan Podolski bersama timnas Jerman di Euro 2008 lalu dia memang masih cukup tajam dengan tiga gol berhasil dibukukan.
"Saya tak menyangka sebelumnya kalau semuanya akan berjalan seperti ini. Saya tidak memprotes. Saya cuma tak bahagia dengan situasi ini," ungkap Podolski pada Bild seperti diberitakan Goal.
Setelah tampil gemilang besama FC Koln di musim 2005/06, Podolski mendapat tawaran dari banyak klub besar Eropa seperti Hamburg, Werder Bremen dan Real Madrid sebelum akhirnya memilih Munich. Wajar kalau dia kemudian merasa kecewa lantaran dalam dua musim tersebut dia lebih sering jadi "serep" buat Toni dan Klose yang membuat produktivitasnya terkebiri ke angka 17 gol saja selama dua musim.
"Kenapa saya harus dipacu (semangatnya)? Saya hampir tak bermain sepanjang musim ini, jadi saya tidak sedang mengalami penurunan performa," seru pemain kelahiran Polandia itu secara khusus menanggapi komentar Hoeness.
Podolski pun mulai memikirkan rencana untuk angkat koper dari Allianz Arena. Kalau dulu dia sempat menampik Los Blancos, kini dia membuka besar peluang merumput di luar Jerman.
"Semuanya mungkin saja. Saya akan menjadi pesepakbola yang buruk jika terus duduk di bangku cadangan. Saya bisa menoleransinya jika hanya dua atau tiga minggu, tapi akan ada saat di mana seseorang harus memutuskan dan berkata 'Ini sudah cukup! saya tak mendapat kemajuan di sini.' Itu hal yang manusiawi," pungkas pemain muda terbaik Piala Dunia 2006 itu.
( din / ian )
Podolski: Saya Tak Seharusnya Gabung Munich
Doni Wahyudi - detiksport

Baru kemarin manajer umum Bayern, Uli Hoeness, meminta Podolski untuk meningkatkan performanya. Sang striker dinilai terlalu banyak protes setelah dirinya kalah bersaing dengan Miroslav Klose dan Luca Toni, hal mana membuatnya harus mengakrabi bench.
Mungkin sudah terlalu lama bersabar jadi cadangan, plus mulai khawatir akan masa depan karirnya, striker 24 tahun itu mulai menyatakan penyesalan atas keputusan menerima pinangan The Bavarian tahun 2006 lalu. Padahal jika melihat penampilan Podolski bersama timnas Jerman di Euro 2008 lalu dia memang masih cukup tajam dengan tiga gol berhasil dibukukan.
"Saya tak menyangka sebelumnya kalau semuanya akan berjalan seperti ini. Saya tidak memprotes. Saya cuma tak bahagia dengan situasi ini," ungkap Podolski pada Bild seperti diberitakan Goal.
Setelah tampil gemilang besama FC Koln di musim 2005/06, Podolski mendapat tawaran dari banyak klub besar Eropa seperti Hamburg, Werder Bremen dan Real Madrid sebelum akhirnya memilih Munich. Wajar kalau dia kemudian merasa kecewa lantaran dalam dua musim tersebut dia lebih sering jadi "serep" buat Toni dan Klose yang membuat produktivitasnya terkebiri ke angka 17 gol saja selama dua musim.
"Kenapa saya harus dipacu (semangatnya)? Saya hampir tak bermain sepanjang musim ini, jadi saya tidak sedang mengalami penurunan performa," seru pemain kelahiran Polandia itu secara khusus menanggapi komentar Hoeness.
Podolski pun mulai memikirkan rencana untuk angkat koper dari Allianz Arena. Kalau dulu dia sempat menampik Los Blancos, kini dia membuka besar peluang merumput di luar Jerman.
"Semuanya mungkin saja. Saya akan menjadi pesepakbola yang buruk jika terus duduk di bangku cadangan. Saya bisa menoleransinya jika hanya dua atau tiga minggu, tapi akan ada saat di mana seseorang harus memutuskan dan berkata 'Ini sudah cukup! saya tak mendapat kemajuan di sini.' Itu hal yang manusiawi," pungkas pemain muda terbaik Piala Dunia 2006 itu.
( din / ian )
Komentar terkini (9 Komentar)
