Forum Sepakbola
- Del Piero Cetak Gol ke-25... dragon88
- =[galeri & profil bua... adystajunior
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 01:25 WIB
Misi Milito - Rabu, 03/12/2008 19:07 WIB
Dinho Tergoda City - Rabu, 03/12/2008 17:15 WIB
Iaquinta: Amauri Curi Tempat Saya - Rabu, 03/12/2008 12:33 WIB
Ancelotti : Milan Tidak Butuh Pemain Baru - Rabu, 03/12/2008 10:35 WIB
Jelang Coppa Italia
Jalur Lazio ke Piala UEFA - Rabu, 03/12/2008 10:29 WIB
Inter Belum Setengah Jalan
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 04/09/2008 09:31 WIB
Kembalinya si Anak Hilang
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(genoacfc)
Genoa - Tidak ada yang paling membahagiakan selain seorang kesayangan kembali ke rumahnya. Diego Milito pun, yang sempat merantau tiga tahun, mengaku amat senang bisa pulang ke Luigi Ferraris.
Dalam tatap muka pertama dengan fansnya setelah resmi kembali jadi pemain Genoa, Rabu (3/9/2008), Milito mengatakan dirinya tidak menghadapi kesulitan saat memilih, apakah menerima I Grifone ataukah menyambut uluran tangan Tottenham Hotspur, ketika dua klub tersebut melamarnya di hari terakhir bursa transfer hari Senin lalu.
"Aku hanya mau Genoa dan menolak tujuan-tujuan lain. Aku menghadapi klub yang ingin aku bergabung dengan Tottenham. Tapi aku menggebrak meja demi mengenakan kostum Genoa lagi," ungkap pemain yang dalam tiga musim terakhir memperkuat Real Zaragoza itu.
"Waktu aku pergi tiga tahun lalu, aku katakan 'sampai jumpa', bukan selamat tinggal', karena aku ingin pulang. Inilah rumahku," tandas pemain berusia 29 tahun itu seperti dilansir Channel4.
Milito memang pernah bermain untuk Genoa selama satu musim (2004/2005) di Seri B. Striker Argentina itu langsung menjadi primadona fans karena mampu mendulang 33 gol dalam 59 pertandingan.
Namun, ketika Genoa diturunkan ke Seri C karena skandal pengaturan pertandingan, ia dijual ke Zaragoza. Dasarnya memang bagus, di klub Spanyol itu Milito tetap tajam dan selama tiga musim mampu mencetak 51 gol di La Liga.
Tak heran jika fans Genoa sangat antusias dengan kepulangan Milito. Sekitar 2.000 tifosi menyambangi markas latihan tim guna menyambut anak kesayangan yang sempat pergi itu.
Presiden Enrico Preziosi pun bangga bisa membawa Milito ke rumahnya itu. "Saya punya banyak pemain penting di tim ini sebelumnya. Tapi dia adalah yang terbesar dan juga investasi terbaik. Ini mimpi yang jadi kenyataan," ujarnya.
Setelah pulang, apa yang dicanangkan Milito? "Aku berharap bisa mencetak minimal 15 gol musim ini. Tapi Genoa punya banyak pemain bagus. Jadi, aku yakin kami semua akan berbagi selebrasi," tukasnya.
"Aku percaya bahwa aku membuat keputusan yang tepat. Mereka orang-orangku."
( a2s / roz )
Kembalinya si Anak Hilang
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(genoacfc)
Dalam tatap muka pertama dengan fansnya setelah resmi kembali jadi pemain Genoa, Rabu (3/9/2008), Milito mengatakan dirinya tidak menghadapi kesulitan saat memilih, apakah menerima I Grifone ataukah menyambut uluran tangan Tottenham Hotspur, ketika dua klub tersebut melamarnya di hari terakhir bursa transfer hari Senin lalu.
"Aku hanya mau Genoa dan menolak tujuan-tujuan lain. Aku menghadapi klub yang ingin aku bergabung dengan Tottenham. Tapi aku menggebrak meja demi mengenakan kostum Genoa lagi," ungkap pemain yang dalam tiga musim terakhir memperkuat Real Zaragoza itu.
"Waktu aku pergi tiga tahun lalu, aku katakan 'sampai jumpa', bukan selamat tinggal', karena aku ingin pulang. Inilah rumahku," tandas pemain berusia 29 tahun itu seperti dilansir Channel4.
Milito memang pernah bermain untuk Genoa selama satu musim (2004/2005) di Seri B. Striker Argentina itu langsung menjadi primadona fans karena mampu mendulang 33 gol dalam 59 pertandingan.
Namun, ketika Genoa diturunkan ke Seri C karena skandal pengaturan pertandingan, ia dijual ke Zaragoza. Dasarnya memang bagus, di klub Spanyol itu Milito tetap tajam dan selama tiga musim mampu mencetak 51 gol di La Liga.
Tak heran jika fans Genoa sangat antusias dengan kepulangan Milito. Sekitar 2.000 tifosi menyambangi markas latihan tim guna menyambut anak kesayangan yang sempat pergi itu.
Presiden Enrico Preziosi pun bangga bisa membawa Milito ke rumahnya itu. "Saya punya banyak pemain penting di tim ini sebelumnya. Tapi dia adalah yang terbesar dan juga investasi terbaik. Ini mimpi yang jadi kenyataan," ujarnya.
Setelah pulang, apa yang dicanangkan Milito? "Aku berharap bisa mencetak minimal 15 gol musim ini. Tapi Genoa punya banyak pemain bagus. Jadi, aku yakin kami semua akan berbagi selebrasi," tukasnya.
"Aku percaya bahwa aku membuat keputusan yang tepat. Mereka orang-orangku."
( a2s / roz )
Komentar terkini (8 Komentar)
