Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

Jumat, 05/09/2008 15:37 WIB

West Ham Diminta Jauhi Bilic
Rossi Finza Noor - detiksport


AFP/Ronny Hartmann

London - Pasca hengkangnya Alan Curbishley, West Ham United membidik Slaven Bilic untuk menjadi pelatih baru. Namun, yang ada mereka disuruh federasi sepakbola Kroasia untuk menjauhi pelatih tim nasionalnya itu.

Curbishley menjadi manajer pertama di Premier League musim ini yang meletakkan jabatannya. Pria yang juga pernah menukangi Charllton Athletic itu mundur dengan alasan dirinya sudah tidak dianggap ikut serta dalam proses jual-beli pemain.

Yang menjadi pemicu dari hengkangnya pria 50 tahun ini adalah dijualnya dua pemain, yakni Anton Ferdinand dan George McCartney. Keduanya kini menjadi penghuni baru bagi skuad arahan Roy Keane di Sunderland.

Kehilangan Curbishley membuat petinggi-petinggi The Hammers bertindak cepat. Mereka pun langsung mendekati pelatih tim nasional Kroasia yang juga pernah bermain untuk mereka di tahun 1996, Slaven Bilic.

Prestasi Bilic bersama Kroasia yang cukup bagus di pentas Piala Eropa 2008 memang terlihat menjanjikan. "Mungkin ia juga bisa melakukannya bersama West Ham," mungkin demikian pikir para bos klub asal London itu.

Namun, jangankan malakukan pendekatan, baru beredar kabar saja mereka sudah diminta untuk menjauhi Bilic. "Itu akan menjadi misi yang mustahil," ujar Vlatko Markovic, presiden federasi sepakbola Kroasia, kepada Daily Express.

"Bilic tak boleh pergi, dan bahkan jika ia kalah dari Inggris (di kualifikasi Piala Dunia 2010, red), ia akan tetap di sini karena kami semua bahagia bersamanya."

"Mereka boleh memiliki uang banyak, tetapi begitu juga kami. Uang yang dimiliki federasi sepakbola Kroasia bahkan bisa untuk membeli West Ham," tandas Markovic.

Kini, setelah hampir pasti gagal mendekati Bilic, muncul nama lain yang masuk bursa. Ia juga merupakan mantan pemain yang pernah bermain bagi West Ham, yakni Paolo Di Canio. Pria 40 tahun itu kini telah gantung sepatu setelah musim lalu memperkuat tim Seri C2 Liga Italia, Cisco Roma.

( roz / a2s )
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga: