- Andai Jadi Midfielder Kel... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... otparpus
- For WInning Eleven Mania... fho
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 05:44 WIB
Piala UEFA
Udinese Tembus Babak 32 Besar - Kamis, 04/12/2008 02:06 WIB
Skotlandia, Wales, Irlandia Utara Ingin Gelar Euro 2016 - Kamis, 04/12/2008 00:08 WIB
Ribery: Ballon d'Or yang Aneh - Rabu, 03/12/2008 23:21 WIB
Trezeguet Kangen Les Bleus - Rabu, 03/12/2008 11:17 WIB
Figo: Ronaldo Bikin Portugal Bangga - Rabu, 03/12/2008 10:54 WIB
'Ronaldo Terbaik di Eropa, Messi di Dunia'
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Sabtu, 06/09/2008 05:19 WIB
Puji Rival, Presiden Brasil Panen Protes
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Vanderlei Almeida
Teresopolis - Memuji pemain sebenarnya menjadi hal yang sah-sah saja. Namun akan lain ceritanya bila yang dipuji adalah pemain lawan, seperti presiden Brasil, yang kekagumannya pada Lionel Messi menuai protes dari Carlos Dunga cs.
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva memang memantik kontroversi dengan mengeluarkan pernyataan terkait kehebatan Messi dan rekan-rekannya di Argentina. Ia memuji semangat bertanding tim Tango, terutama Messi, dan menyarankan skuad Samba untuk meniru mereka.
Kontan bermacam reaksi bermunculan, dan kebanyakan berbentuk protes. Ada dengan cara yang diplomatis juga sarkastik.
Dunga adalah salah satu orang yang memprotes dengan cara yang lebih elegan. Menurut pelatih timnas Brasil itu, Lula tak seharusnya mengeluarkan pernyataan yang bisa meruntuhkan semangat tim asuhannya.
"Setiap pemimpin memiliki cara bersikap yang berbeda. Kami semua mengagumi dia, dan betapa besar karismanya, tapi secara logika, untuk momen seperti ini, kami lebih memilih mendapat dukungan darinya," ujar Dunga seperti dikutip Reuters.
Kiper Julio Cesar beda lagi. Dengan gaya bahasa sedikit kasar, ia melakukan protes. Bahkan ia menyatakan penyesalannya karena saat pemilihan umum memilih Lula sebagai presiden karena komentarnya itu.
"Saya memilihnya dan saya jadi sangat kesal, terutama karena ia menjadikan Messi sebagai contoh. Harusnya ia pergi dan tinggal di Argentina, jadi orang Argentina, mundur dari presiden dan mungkin Brasil bisa membaik."
"Menurut saya, presiden benar-benar keterlaluan. Dia tidak berpikir dua kali sebelum berbicara. Saya pikir sedikit kata-kata dukungan bakal memberi kami kekuatan dan motivasi di lapangan, tidak seperti apa yang ia katakan," tutur Julio Cesar memprotes keras presiden pilihannya itu.
Entah bagaimana tanggapan Lula terkait hal ini. Namun seharusnya dia langsung merespon dan memberikan dukungan untuk memotivasi Kaka cs dalam laga melawan Cile di laga kualifikasi Piala Dunia 2010 besok.
( ian / arp )
Puji Rival, Presiden Brasil Panen Protes
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Vanderlei Almeida
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva memang memantik kontroversi dengan mengeluarkan pernyataan terkait kehebatan Messi dan rekan-rekannya di Argentina. Ia memuji semangat bertanding tim Tango, terutama Messi, dan menyarankan skuad Samba untuk meniru mereka.
Kontan bermacam reaksi bermunculan, dan kebanyakan berbentuk protes. Ada dengan cara yang diplomatis juga sarkastik.
Dunga adalah salah satu orang yang memprotes dengan cara yang lebih elegan. Menurut pelatih timnas Brasil itu, Lula tak seharusnya mengeluarkan pernyataan yang bisa meruntuhkan semangat tim asuhannya.
"Setiap pemimpin memiliki cara bersikap yang berbeda. Kami semua mengagumi dia, dan betapa besar karismanya, tapi secara logika, untuk momen seperti ini, kami lebih memilih mendapat dukungan darinya," ujar Dunga seperti dikutip Reuters.
Kiper Julio Cesar beda lagi. Dengan gaya bahasa sedikit kasar, ia melakukan protes. Bahkan ia menyatakan penyesalannya karena saat pemilihan umum memilih Lula sebagai presiden karena komentarnya itu.
"Saya memilihnya dan saya jadi sangat kesal, terutama karena ia menjadikan Messi sebagai contoh. Harusnya ia pergi dan tinggal di Argentina, jadi orang Argentina, mundur dari presiden dan mungkin Brasil bisa membaik."
"Menurut saya, presiden benar-benar keterlaluan. Dia tidak berpikir dua kali sebelum berbicara. Saya pikir sedikit kata-kata dukungan bakal memberi kami kekuatan dan motivasi di lapangan, tidak seperti apa yang ia katakan," tutur Julio Cesar memprotes keras presiden pilihannya itu.
Entah bagaimana tanggapan Lula terkait hal ini. Namun seharusnya dia langsung merespon dan memberikan dukungan untuk memotivasi Kaka cs dalam laga melawan Cile di laga kualifikasi Piala Dunia 2010 besok.
( ian / arp )
Komentar terkini (3 Komentar)
