Forum Sepakbola
- Dimanakah Rasa Keadilan P... tafiaro
- PFC (Persiba Balikpapan F... fiyo
- Psir = Pssi ???... yesijahat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 22:04 WIB
Copa Dji Sam Soe
Persela Lolos dengan Agregat Raksasa - Minggu, 23/11/2008 21:50 WIB
Copa Dji Sam Soe
Persebaya Susah Payah Atasi Gresik - Minggu, 23/11/2008 16:27 WIB
Copa Dji Sam soe
Ricuh Sebelum Laga Persikabo vs Persita - Minggu, 23/11/2008 15:35 WIB
Krisis Keuangan, PSM Lepas Aldo Bareto - Sabtu, 22/11/2008 23:12 WIB
Copa Dji Sam Soe
Serge Menangkan Arema - Jumat, 21/11/2008 19:04 WIB
Grand Royal Challenge Cup
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 23/09/2008 02:02 WIB
The Jak Langgar Ketentuan Soal Atribut
Lily Indriyani - detiksport

Jakarta - The Jakmania - kelompok suporter pendukung Persija Jakarta - kembali melanggar aturan. Yang terakhir mereka salahi adalah soal larangan pengguanaan atribut dalam laga kontra Arema Malang.
Ratusan pendukung Persija terlihat memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (21/9/2008) malam WIB. Menggunakan berbagai atribut oranye mereka berpesta merayakan kemenangan 1-0 yang diraih Bambang Pamungkas dkk.
Namun kemenangan Persija semalam bisa berlanjut dengan datangnya sanksi lain bagi mereka dari Polda Metro Jaya. Itu terkait pembangkangan terhadap Surat Ijin yang dikeluarkan Polda Metro Jaya bernomor SI/Yanmin/539/IX/2008/BAINTELKAM tertanggal 22 September 2008 yang memberi izin menggelar laga di GBK dengan catatan bersih dari atribut dari pendukungnya.
Stadion Utama GBK tidak cuma menjadi lautan oranye dengan banyaknya pendukung Persija yang datang. Bahkan berbagai spanduk khas The Jak juga menghiasi pinggir lapangan, di pagar pembatas untuk penonton.
Sejumlah Polisi yang bertugas mengamankan pun hanya berjaga-jaga, tidak terlihat mereka memberi teguran apalagi melarang.
Keterlambatan datangnya surat ijin tersebut ditengarai menjadi sebab kenapa The Jak masih membandel dengan datang ke stadion sambil membawa atribut kebanggaannya. Ini mungkin bisa dimaklumi lantaran surat yang ditandatangani oleh Kombes Polisi Edi Janto tersebut baru datang pukul 16.00 WIB, sementara pertandingan dimulai sekitar 20.30 malam.
Kondisi ini jelas tidak memungkinkan pihak The Jak mengeluarkan himbauan pada pendukungnya untuk tidak membawa atribut oranye. Padahal masa pendukung Persija berjumlah sangat banyak dan datang dari seluruh penjuru Ibukota.
"Larangan penggunaan atribut justru semakin melukai mereka, karena buat suporter, atribut itu adalah kebanggan. Jadi mereka nggak bisa melarang penggunaan atribut," ungkap asisten Manajer Persija Jakarta, Ferry Indra Syarief. ( lin / din )
The Jak Langgar Ketentuan Soal Atribut
Lily Indriyani - detiksport

Ratusan pendukung Persija terlihat memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (21/9/2008) malam WIB. Menggunakan berbagai atribut oranye mereka berpesta merayakan kemenangan 1-0 yang diraih Bambang Pamungkas dkk.
Namun kemenangan Persija semalam bisa berlanjut dengan datangnya sanksi lain bagi mereka dari Polda Metro Jaya. Itu terkait pembangkangan terhadap Surat Ijin yang dikeluarkan Polda Metro Jaya bernomor SI/Yanmin/539/IX/2008/BAINTELKAM tertanggal 22 September 2008 yang memberi izin menggelar laga di GBK dengan catatan bersih dari atribut dari pendukungnya.
Stadion Utama GBK tidak cuma menjadi lautan oranye dengan banyaknya pendukung Persija yang datang. Bahkan berbagai spanduk khas The Jak juga menghiasi pinggir lapangan, di pagar pembatas untuk penonton.
Sejumlah Polisi yang bertugas mengamankan pun hanya berjaga-jaga, tidak terlihat mereka memberi teguran apalagi melarang.
Keterlambatan datangnya surat ijin tersebut ditengarai menjadi sebab kenapa The Jak masih membandel dengan datang ke stadion sambil membawa atribut kebanggaannya. Ini mungkin bisa dimaklumi lantaran surat yang ditandatangani oleh Kombes Polisi Edi Janto tersebut baru datang pukul 16.00 WIB, sementara pertandingan dimulai sekitar 20.30 malam.
Kondisi ini jelas tidak memungkinkan pihak The Jak mengeluarkan himbauan pada pendukungnya untuk tidak membawa atribut oranye. Padahal masa pendukung Persija berjumlah sangat banyak dan datang dari seluruh penjuru Ibukota.
"Larangan penggunaan atribut justru semakin melukai mereka, karena buat suporter, atribut itu adalah kebanggan. Jadi mereka nggak bisa melarang penggunaan atribut," ungkap asisten Manajer Persija Jakarta, Ferry Indra Syarief. ( lin / din )
