Forum Sepakbola
- Dimanakah Rasa Keadilan P... tafiaro
- PFC (Persiba Balikpapan F... fiyo
- Psir = Pssi ???... yesijahat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 16:27 WIB
Copa Dji Sam soe
Ricuh Sebelum Laga Persikabo vs Persita - Minggu, 23/11/2008 15:35 WIB
Krisis Keuangan, PSM Lepas Aldo Bareto - Sabtu, 22/11/2008 23:12 WIB
Copa Dji Sam Soe
Serge Menangkan Arema - Jumat, 21/11/2008 19:04 WIB
Grand Royal Challenge Cup
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2 - Rabu, 19/11/2008 19:20 WIB
Grand Royal Challenge
Markus Gemilang, Indonesia ke Final - Minggu, 16/11/2008 00:03 WIB
PSM-Persib Imbang di Makassar
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 25/09/2008 16:23 WIB
Arema Tunggu SK Untuk Banding
Lana Maulana - detiksport
Malang - Arema Malang belum menerima keputusan sanksi dari kericuhan pada pertandingan menjamu PK T Bontang 13 September lalu. Mereka mengajukan banding untuk empat orangnya yang dinyatakan bersalah.
Setelah mengirimkan memo banding untuk kiper Kurnia Mega, manajemen "Singo Edan" mengupayakan hal serupa terhadap hukuman terhadap Emanuel Bertrand Mbamba, Alexander Pulalo, dan ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan, Muhammad Muklis.
Pengajuan banding tersebut akan segera dilayangkan begitu Arema menerima SK dari PSSI terkait saksi tersebut.
Humas Arema M. Tofan mengatakan, dirinya sudah mendengar bahwa Komdis PSSI telah menjatuhkan sanksi kepada empat nama di atas. Ia mengatakan, Mbamba diskorsing bermain selama lima tahun dan denda Rp 50 juta. Alex dan Muklis didenda masing-masing Rp 50 juta dan Rp 25 juta, sementara Arema dilarang menggelar pertandingan di kandang sendiri sebanyak dua kali.
Ditemui di ruang kerjanya, M. Tofan memperkirakan banding akan dikirim sekitar lima hari setelah Komdis melakukan sidang. "Ya, terhitung sejak tanggal 24 kemarin," ujarnya pada detiksurabaya.com, Kamis (25/9/2008).
"'Kami butuh SK sebagai dasar mengajukan banding saja," sambungnya.
Dari insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan tersebut, kiper cadangan Arema Kurnia Mega diskorsing bermain 12 bulan dan denda Rp 50 juta. Komdis menjerat dia dengan hukuman
berat itu dengan alasan Kurnia melakukan tindakan kekerasan yang tidak pantas dilakukan seorang pemain muda seperti dia. Kurnia adalah kiper timnas Indonesia U-21 di Piala Kemerdekaan 2008 lalu.
Selain itu manajer Ekoyono Hartono juga dijatuhi hukuman berupa larangan terlibat dalam kegiatan sepakbola nasional selama enam bulan, plus denda Rp 30 juta. Ia terbukri melakukan provokasi dan pelemparan terhadap wasit, setelah partai Arema vs PKT berkesudahan 2-1 untuk tim tamu. ( a2s / ian )
Arema Tunggu SK Untuk Banding
Lana Maulana - detiksport
Setelah mengirimkan memo banding untuk kiper Kurnia Mega, manajemen "Singo Edan" mengupayakan hal serupa terhadap hukuman terhadap Emanuel Bertrand Mbamba, Alexander Pulalo, dan ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan, Muhammad Muklis.
Pengajuan banding tersebut akan segera dilayangkan begitu Arema menerima SK dari PSSI terkait saksi tersebut.
Humas Arema M. Tofan mengatakan, dirinya sudah mendengar bahwa Komdis PSSI telah menjatuhkan sanksi kepada empat nama di atas. Ia mengatakan, Mbamba diskorsing bermain selama lima tahun dan denda Rp 50 juta. Alex dan Muklis didenda masing-masing Rp 50 juta dan Rp 25 juta, sementara Arema dilarang menggelar pertandingan di kandang sendiri sebanyak dua kali.
Ditemui di ruang kerjanya, M. Tofan memperkirakan banding akan dikirim sekitar lima hari setelah Komdis melakukan sidang. "Ya, terhitung sejak tanggal 24 kemarin," ujarnya pada detiksurabaya.com, Kamis (25/9/2008).
"'Kami butuh SK sebagai dasar mengajukan banding saja," sambungnya.
Dari insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan tersebut, kiper cadangan Arema Kurnia Mega diskorsing bermain 12 bulan dan denda Rp 50 juta. Komdis menjerat dia dengan hukuman
berat itu dengan alasan Kurnia melakukan tindakan kekerasan yang tidak pantas dilakukan seorang pemain muda seperti dia. Kurnia adalah kiper timnas Indonesia U-21 di Piala Kemerdekaan 2008 lalu.
Selain itu manajer Ekoyono Hartono juga dijatuhi hukuman berupa larangan terlibat dalam kegiatan sepakbola nasional selama enam bulan, plus denda Rp 30 juta. Ia terbukri melakukan provokasi dan pelemparan terhadap wasit, setelah partai Arema vs PKT berkesudahan 2-1 untuk tim tamu. ( a2s / ian )
