- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 01:45 WIB
Hoffenheim Memimpin, Munich Menang - Sabtu, 22/11/2008 05:55 WIB
Gol Zidan Tekuk Karlsruhe - Kamis, 20/11/2008 23:12 WIB
Jalan Donovan Kembali ke Eropa Terbuka - Selasa, 18/11/2008 19:05 WIB
Arshavin Kini Impikan Munich - Senin, 17/11/2008 02:04 WIB
Bremen Cetak Gol dan Tiga Poin Lagi - Minggu, 16/11/2008 03:55 WIB
Munich Tertahan, Leverkusen Nyaman di Puncak
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 28/09/2008 11:00 WIB
Bayern Munich Terusik
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Uli Hoeness (Reuters/Thomas Bohlen)
Hannover - Bayang-bayang kekalahan mengerikan dari Werder Bremen belum sirna, Bayern Munich kembali menelan pil pahit di kandang Hannover 96. Tidaklah mengherankan jika kubu Hollywood FC terusik.
Melawat ke AWD Arena, Sabtu (27/9/2008) malam WIB, Bayern menyerah 0-1 oleh gol tedangan bebas Szabolcs Huszti di menit 23. Kekalahan ini melanjutkan kemalangan Mark van Bommel dkk yang pekan lalu dipermalukan 2-5 oleh Bremen di Allianz Arena.
Pelatih Juergen Klinsmann, yang masih jauh dari ekspektasi saat ditunjuk menggantikan Ottmar Hitzfeld, menilai kekalahan terakhir timnya ini tidaklah perlu.
"Permulaan kami tidak jelek, dan bahkan mengendalikan permainan. Gol tendangan bebas merontokkan irama kami, dan setelah itu kami tidak begitu bagus. Kami tidak menciptakan banyak peluang, padahal penyerang kami butuh itu untuk mencetak gol. Kekalahan ini sangat tidak perlu dan menyakitkan," ujar Klinsmann setelah pertandingan, seperti dikutip Goal.
Bek Philipp Lamm senada dengan pelatihnya. Ia menganggap pertahanan timnya sudah lebih baik ketimbang waktu menghadapi Bremen. Namun, kali ini lini depan yang kurang menggigit.
"Kami juga sering salah passing dan sedikit kurang berkonsentrasi," cetusnya. "Hannover mengungguli kami dengan sebuah free kick dan tentu saja setelah itu mereka bisa bertahan. Ini sulit buat kami."
Sementara itu general manager Uli Hoeness juga tidak kuasa menyembunyikan kekecewaan dan penyesalannya.
"Saya menyadari berapa banyak tim yang kini di atas kami (di klasemen), dan itu mengusik saya," tukasnya merujuk pada tempat Bayern di posisi kesembilan.
"Kami harus berusaha keras untuk memastikan bahwa keadaan ini tidak berlangsung lama. Kami terlalu ceroboh hari ini. Kami mengontrol permainan di 20 menit pertama, tapi kami membiarkan mereka merampas insiatif dengan gol free kick yang bodoh."
Hoeness berharap partai berikutnya melawan Olympique Lyon di Liga Champions menjadi tes penting untuk Bayern kembali pada level dan iramanya, sehingga mereka bisa bermain lebih baik lagi di Bundesliga. ( a2s / a2s )
Bayern Munich Terusik
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Uli Hoeness (Reuters/Thomas Bohlen)
Foto Terkait
Melawat ke AWD Arena, Sabtu (27/9/2008) malam WIB, Bayern menyerah 0-1 oleh gol tedangan bebas Szabolcs Huszti di menit 23. Kekalahan ini melanjutkan kemalangan Mark van Bommel dkk yang pekan lalu dipermalukan 2-5 oleh Bremen di Allianz Arena.
Pelatih Juergen Klinsmann, yang masih jauh dari ekspektasi saat ditunjuk menggantikan Ottmar Hitzfeld, menilai kekalahan terakhir timnya ini tidaklah perlu.
"Permulaan kami tidak jelek, dan bahkan mengendalikan permainan. Gol tendangan bebas merontokkan irama kami, dan setelah itu kami tidak begitu bagus. Kami tidak menciptakan banyak peluang, padahal penyerang kami butuh itu untuk mencetak gol. Kekalahan ini sangat tidak perlu dan menyakitkan," ujar Klinsmann setelah pertandingan, seperti dikutip Goal.
Bek Philipp Lamm senada dengan pelatihnya. Ia menganggap pertahanan timnya sudah lebih baik ketimbang waktu menghadapi Bremen. Namun, kali ini lini depan yang kurang menggigit.
"Kami juga sering salah passing dan sedikit kurang berkonsentrasi," cetusnya. "Hannover mengungguli kami dengan sebuah free kick dan tentu saja setelah itu mereka bisa bertahan. Ini sulit buat kami."
Sementara itu general manager Uli Hoeness juga tidak kuasa menyembunyikan kekecewaan dan penyesalannya.
"Saya menyadari berapa banyak tim yang kini di atas kami (di klasemen), dan itu mengusik saya," tukasnya merujuk pada tempat Bayern di posisi kesembilan.
"Kami harus berusaha keras untuk memastikan bahwa keadaan ini tidak berlangsung lama. Kami terlalu ceroboh hari ini. Kami mengontrol permainan di 20 menit pertama, tapi kami membiarkan mereka merampas insiatif dengan gol free kick yang bodoh."
Hoeness berharap partai berikutnya melawan Olympique Lyon di Liga Champions menjadi tes penting untuk Bayern kembali pada level dan iramanya, sehingga mereka bisa bermain lebih baik lagi di Bundesliga. ( a2s / a2s )
