- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 02:16 WIB
Piala Konfederasi
Italia-Brasil Berat, Spanyol Mudah - Minggu, 23/11/2008 02:16 WIB
Piala Konfederasi
Italia-Brasil Berat, Spanyol Mudah - Jumat, 21/11/2008 04:15 WIB
Eriksson Didesak Mundur - Jumat, 21/11/2008 01:45 WIB
CAS: Atletico Tetap Tampil tanpa Penonton - Kamis, 20/11/2008 18:24 WIB
Berbatov Ancam Pensiun dari Timnas - Kamis, 20/11/2008 13:52 WIB
Lagi, Wasit Diancam Dibunuh
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Jumat, 10/10/2008 00:39 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
'Ayo Lebih Berani, Prancis'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Franck Fife
Paris - Buruknya penampilan Prancis di kualifikasi Piala Dunia 2010 dinilai Franck Ribery adalah akibat kurangnya kemauan untuk 'berpetualang'. Maka, Ribery pun mengajak untuk lebih berani.
Prancis mengayun langkah pertamanya menuju Afrika Selatan dengan kekalahan 1-3 dari Austria. Les Bleus memang mampu menekuk Serbia 2-1 di laga berikut, namun keraguan terus membayang.
"Apa yang saya rasakan di dua pertandingan terakhir adalah kami takut mencoba melakukan sesuatu," ujar Ribery seperti dilansir Reuters. "Kami harus mengambil risiko. Kami adalah Prancis dan punya pemain-pemain bagus. Kami harus lebih menikmati permainan."
Kebetulan, di dua laga pertama itu, pasukan racikan Raymond Domenech tidak diperkuat Ribery yang biasanya berperan sebagai playmaker alias pengendali permainan. Di laga ketiga bertemu Rumania, Sabtu (11/10/2008), gelandang Bayern Munich itu sudah bisa merumput lagi.
Melawan Rumania, Ribery mengaku siap untuk bermain setidaknya 70 menit. Posisi pemain kelahiran 25 tahun lalu itu tampaknya akan digeser sedikit ke kanan karena posisi di belakang penyerang bakal diemban Yoann Gourcuff.
"Dia seorang pemain yang sangat baik dalam membaca permainan, selalu dalam posisi yang bagus dan merasa nyaman kala memegang bola. Dia bisa berguna untuk melakukan kombinasi 1-2 dengan saya dan dia bisa memberi ruang bagi saya," ujar Ribery tentang Gourcuff.
Partai kontra Rumania banyak disebut sebagai 'judgment day' bagi Domenech yang sudah tersudut setelah kegagalan di Euro 2008. Namun Ribery memilih mengabaikan hal tersebut dan berkonsentrasi ke permainan.
"Penting untuk tidak memikirkan apa yang sudah di belakang. Kita hanya harus berpikir tentang masa depan dan berkonsentrasi untuk memenangi tiga poin yang kami perlukan," tandas Ribery.
( arp / krs )
Kualifikasi Piala Dunia 2010
'Ayo Lebih Berani, Prancis'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Franck Fife
Prancis mengayun langkah pertamanya menuju Afrika Selatan dengan kekalahan 1-3 dari Austria. Les Bleus memang mampu menekuk Serbia 2-1 di laga berikut, namun keraguan terus membayang.
"Apa yang saya rasakan di dua pertandingan terakhir adalah kami takut mencoba melakukan sesuatu," ujar Ribery seperti dilansir Reuters. "Kami harus mengambil risiko. Kami adalah Prancis dan punya pemain-pemain bagus. Kami harus lebih menikmati permainan."
Kebetulan, di dua laga pertama itu, pasukan racikan Raymond Domenech tidak diperkuat Ribery yang biasanya berperan sebagai playmaker alias pengendali permainan. Di laga ketiga bertemu Rumania, Sabtu (11/10/2008), gelandang Bayern Munich itu sudah bisa merumput lagi.
Melawan Rumania, Ribery mengaku siap untuk bermain setidaknya 70 menit. Posisi pemain kelahiran 25 tahun lalu itu tampaknya akan digeser sedikit ke kanan karena posisi di belakang penyerang bakal diemban Yoann Gourcuff.
"Dia seorang pemain yang sangat baik dalam membaca permainan, selalu dalam posisi yang bagus dan merasa nyaman kala memegang bola. Dia bisa berguna untuk melakukan kombinasi 1-2 dengan saya dan dia bisa memberi ruang bagi saya," ujar Ribery tentang Gourcuff.
Partai kontra Rumania banyak disebut sebagai 'judgment day' bagi Domenech yang sudah tersudut setelah kegagalan di Euro 2008. Namun Ribery memilih mengabaikan hal tersebut dan berkonsentrasi ke permainan.
"Penting untuk tidak memikirkan apa yang sudah di belakang. Kita hanya harus berpikir tentang masa depan dan berkonsentrasi untuk memenangi tiga poin yang kami perlukan," tandas Ribery.
( arp / krs )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
