- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 02:16 WIB
Piala Konfederasi
Italia-Brasil Berat, Spanyol Mudah - Minggu, 23/11/2008 02:16 WIB
Piala Konfederasi
Italia-Brasil Berat, Spanyol Mudah - Jumat, 21/11/2008 04:15 WIB
Eriksson Didesak Mundur - Jumat, 21/11/2008 01:45 WIB
CAS: Atletico Tetap Tampil tanpa Penonton - Kamis, 20/11/2008 18:24 WIB
Berbatov Ancam Pensiun dari Timnas - Kamis, 20/11/2008 13:52 WIB
Lagi, Wasit Diancam Dibunuh
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Selasa, 14/10/2008 02:00 WIB
Maafkan Kuranyi, Loew Tak Cabut Keputusan
Kris Fathoni W - detiksport

AFP
Dortmund - Kevin Kuranyi telah mengaku salah dan minta maaf kepada pelatih timnas Jerman Joachim Loew karena meninggalkan timnya. Loew memang sudah menerima maaf itu meski belum menerima Kuranyi masuk timnas lagi.
Kuranyi meninggalkan rekan-rekannya di skuad Jerman saat tengah berjuang mengatasi perlawanan Rusia, yang kemudian ditekuk 2-1, dalam partai kualifikasi Piala Dunia akhir pekan lalu. Kuranyi pergi di saat jeda dan tak bisa dihubungi.
Tindakan indispliner tersebut langsung menuai reaksi tegas dan keras dari Loew. Nama Kuranyi serta merta dijanjikan Loew tak bakal lagi dipanggilnya masuk timnas.
Penyesalan pada akhirnya dilontarkan Kuranyi yang sudah mengemas 19 gol dari 52 penampilannya bersama Jerman. "Aku salah sudah pergi sangat dini dan aku harus minta maaf untuk itu. Aku selalu bahagia dengan timnas. Aku tak pernah bermasalah pribadi dengan pelatih, di tingkat klub atau di level internasional."
"Aku selalu mencoba untuk memahami orang lain dan biasanya aku seperti itu. Tapi aku sudah meninggalkan mereka dalam kesukaran," sesal Kuranyi seperti dikutip Soccernet.
Tanpa berniat membenarkan tindakannya, penyerang yang bermain untuk klub Schalke itu menerangkan bahwa sikap tak patutnya tersebut dipicu gejolak hatinya. Setelah banyak dicibir fans di klubnya karena awal musim yang sulit, tak mudah baginya untuk duduk di stadion tempat laga Jerman vs Rusia digelar karena itu adalah markas Borussia Dortmund, rival Schalke.
"Tak ada yang tahu apa yang bergejolak dalam tubuhku, dalam benakku dan betapa buruknya itu semua. Pelatih Jerman sudah menerima maafku dan dia sangat tahu mengapa aku bereaksi seperti itu, dan dia memahamiku. Itu semua hanya benar-benar (tekanan) besar buatku," keluh kesah Kuranyi.
Loew sendiri membenarkan bahwa Kuranyi sudah meneleponnya untuk meminta maaf usai insiden tersebut. Tapi sang pelatih belum akan menarik keputusannya mencoret pemain itu dan lebih memilih berkonsentrasi untuk partai kualifikasi selanjutnya.
"Dia minta maaf atas perilakunya. Dia bilang itu hanyalah sebuah reaksi, bahwa itu adalah sebuah kesalahan sudah meninggalkan tim, dan saya bilang bahwa saya menerima maafnya, tapi saya sudah membuat keputusan (mencoretnya) dan itu tak bisa diubah."
"Kami harus kembali memikirkan partai hari Rabu. Keputusan ini sudah diambil dan sudah tuntas. Sekarang penting berkonsentrasi pada partai penting lawan Wales," tegas Loew seperti diwartakan Sporting Life.
( krs / a2s )
Maafkan Kuranyi, Loew Tak Cabut Keputusan
Kris Fathoni W - detiksport

AFP
Kuranyi meninggalkan rekan-rekannya di skuad Jerman saat tengah berjuang mengatasi perlawanan Rusia, yang kemudian ditekuk 2-1, dalam partai kualifikasi Piala Dunia akhir pekan lalu. Kuranyi pergi di saat jeda dan tak bisa dihubungi.
Tindakan indispliner tersebut langsung menuai reaksi tegas dan keras dari Loew. Nama Kuranyi serta merta dijanjikan Loew tak bakal lagi dipanggilnya masuk timnas.
Penyesalan pada akhirnya dilontarkan Kuranyi yang sudah mengemas 19 gol dari 52 penampilannya bersama Jerman. "Aku salah sudah pergi sangat dini dan aku harus minta maaf untuk itu. Aku selalu bahagia dengan timnas. Aku tak pernah bermasalah pribadi dengan pelatih, di tingkat klub atau di level internasional."
"Aku selalu mencoba untuk memahami orang lain dan biasanya aku seperti itu. Tapi aku sudah meninggalkan mereka dalam kesukaran," sesal Kuranyi seperti dikutip Soccernet.
Tanpa berniat membenarkan tindakannya, penyerang yang bermain untuk klub Schalke itu menerangkan bahwa sikap tak patutnya tersebut dipicu gejolak hatinya. Setelah banyak dicibir fans di klubnya karena awal musim yang sulit, tak mudah baginya untuk duduk di stadion tempat laga Jerman vs Rusia digelar karena itu adalah markas Borussia Dortmund, rival Schalke.
"Tak ada yang tahu apa yang bergejolak dalam tubuhku, dalam benakku dan betapa buruknya itu semua. Pelatih Jerman sudah menerima maafku dan dia sangat tahu mengapa aku bereaksi seperti itu, dan dia memahamiku. Itu semua hanya benar-benar (tekanan) besar buatku," keluh kesah Kuranyi.
Loew sendiri membenarkan bahwa Kuranyi sudah meneleponnya untuk meminta maaf usai insiden tersebut. Tapi sang pelatih belum akan menarik keputusannya mencoret pemain itu dan lebih memilih berkonsentrasi untuk partai kualifikasi selanjutnya.
"Dia minta maaf atas perilakunya. Dia bilang itu hanyalah sebuah reaksi, bahwa itu adalah sebuah kesalahan sudah meninggalkan tim, dan saya bilang bahwa saya menerima maafnya, tapi saya sudah membuat keputusan (mencoretnya) dan itu tak bisa diubah."
"Kami harus kembali memikirkan partai hari Rabu. Keputusan ini sudah diambil dan sudah tuntas. Sekarang penting berkonsentrasi pada partai penting lawan Wales," tegas Loew seperti diwartakan Sporting Life.
( krs / a2s )
