Forum Sepakbola
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- mourinho vs pers italia... jamily10
- Special Derby d'Italia te... GIOVINCO
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 23:18 WIB
Napoli & Lazio Tertahan - Minggu, 23/11/2008 23:10 WIB
Hajar Lecce 3-0, Roma Lanjutkan Tren Positif - Minggu, 23/11/2008 13:20 WIB
Juve yang Tetap Tersenyum - Minggu, 23/11/2008 12:32 WIB
Muntari Nyaris Gagal Bikin Gol - Minggu, 23/11/2008 04:37 WIB
Muntari Bawa Inter Tekuk Juve - Sabtu, 22/11/2008 19:14 WIB
Jelang Derby d'Italia
Amauri Ingin Buat Gol Salto & Menang
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 14/10/2008 02:07 WIB
Berani Pasang Target Juara, Lazio?
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Delio Rossi (Reuters)
Roma - Saat ini yang bertengger di puncak klasemen Seri A bukanlah tim-tim sebesar Inter, AC Milan, Juventus ataupun AS Roma melainkan Lazio. Beranikah klub ibukota Italia itu sekalian mengincar gelar Scudetto.
Tantangan tersebut dialamatkan ke Olimpico setelah pelatih Delio Rossi dilaporkan mengeluarkan pernyataan seoptimistis itu. Dengan capaian yang menawan di awal musim, Biancoceleste pun menatap kejayaan di akhir musim.
Di klasemen saat ini Lazio berada di atas 19 tim lainnya. Mereka telah mengumpulkan 13 poin dari enam pertandingan, sama seperti Udinese dan Inter Milan, tapi unggul dalam selisih gol.
Meski demikian, Rossi menyangkal dirinya berani mencanangkan ambisi menguasai Liga Italia. Dengan merendah ia malah menganggap lebih penting agar timnya senantiasa bertahan di Seri A.
"Saya baca berita pagi ini, katanya saya sedang memikirikan Scudetto. Ini mungkin artinya bahwa akhir-akhir ini saya tidak berbicara bahasa Italia dengan sangat jelas," seloroh pelatih berusia 47 tahun itu.
"Saya rasa kami terlebih dulu harus menyelamatkan diri. Kami harus memungut poin sebanyak-banyaknya untuk meraih tujuan ini. Lebih cepat lebih baik, dan tanpa banyak masalah."
"Terlalu bodoh untuk membicarakan berbagai tujuan setelah enam pertandingan," tandas mantan pelatih Atalanta itu, seperti dilansir Goal, Senin (13/10/2008).
Selain soal itu Rossi juga menyinggung ide memainkan tiga penyerang sekaligus jika striker Tommaso Rocchi pulih dari cederanya. Saat ini Lazio mengandalkan duet Goran Pandez dan Mauro Zarate.
"Kami sedang mengusahakannya. Semua memungkinkan, tapi kami harus memiliki keseimbangan yang tepat."
"Rocchi pemain yang sering diremehkan. Padahal dia satu dari sedikit pemain Italia yang mencetak gol berjumlah dua digit tanpa mengambil banyak tendangan penalti. Dia senjata ekstra buat kami," tukasnya. ( a2s / krs )
Berani Pasang Target Juara, Lazio?
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Delio Rossi (Reuters)
Tantangan tersebut dialamatkan ke Olimpico setelah pelatih Delio Rossi dilaporkan mengeluarkan pernyataan seoptimistis itu. Dengan capaian yang menawan di awal musim, Biancoceleste pun menatap kejayaan di akhir musim.
Di klasemen saat ini Lazio berada di atas 19 tim lainnya. Mereka telah mengumpulkan 13 poin dari enam pertandingan, sama seperti Udinese dan Inter Milan, tapi unggul dalam selisih gol.
Meski demikian, Rossi menyangkal dirinya berani mencanangkan ambisi menguasai Liga Italia. Dengan merendah ia malah menganggap lebih penting agar timnya senantiasa bertahan di Seri A.
"Saya baca berita pagi ini, katanya saya sedang memikirikan Scudetto. Ini mungkin artinya bahwa akhir-akhir ini saya tidak berbicara bahasa Italia dengan sangat jelas," seloroh pelatih berusia 47 tahun itu.
"Saya rasa kami terlebih dulu harus menyelamatkan diri. Kami harus memungut poin sebanyak-banyaknya untuk meraih tujuan ini. Lebih cepat lebih baik, dan tanpa banyak masalah."
"Terlalu bodoh untuk membicarakan berbagai tujuan setelah enam pertandingan," tandas mantan pelatih Atalanta itu, seperti dilansir Goal, Senin (13/10/2008).
Selain soal itu Rossi juga menyinggung ide memainkan tiga penyerang sekaligus jika striker Tommaso Rocchi pulih dari cederanya. Saat ini Lazio mengandalkan duet Goran Pandez dan Mauro Zarate.
"Kami sedang mengusahakannya. Semua memungkinkan, tapi kami harus memiliki keseimbangan yang tepat."
"Rocchi pemain yang sering diremehkan. Padahal dia satu dari sedikit pemain Italia yang mencetak gol berjumlah dua digit tanpa mengambil banyak tendangan penalti. Dia senjata ekstra buat kami," tukasnya. ( a2s / krs )
Komentar terkini (24 Komentar)
