Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

Selasa, 14/10/2008 23:35 WIB

Berupaya Pukul Wasit, Manajer PSIS Didenda 30 Juta
Lily Indriyani - detiksport


Jakarta - Komisi Disiplin akhrnya menjatuhkan sanksi kepada manajer PSIS Yoyok Sukawi terkait upaya pemukulan wasit Sunaryo Joko dalam pertandingan PSIS melawan PSMS Semarang beberapa hari lalu.

Insiden tersebut terjadi pada laga antara PSIS Semarang melawan PSMS Medan di Stadion Jatidiri, Semarang, 9 Oktober 2008. Pada jeda pertandingan babak pertama, Yoyok yang tak puas dengan kepemimpinan wasit Sunaryo Joko, langsung berupaya memukul sang wasit. Beruntung kejadian tersebut dapat diredakan karena beberapa pemain langsung melerai keduanya. Oleh pengawas pertandingan, Sunaryo kemudian digantikan oleh wasit lain, yakni Dedi Koswara.

Dalam sidang Komisi Disiplin yang berlangsung Selasa (14/10/2008) di kantor PSSI, Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Yoyok dinyatakan bersalah dan harus menerima hukuman tidak boleh aktif dalam kegiatan klub sepakbola selama 6 bulan terhitung mulai hari ini dan denda Rp 30 juta.

Selain Yoyok, Komdis juga memberikan sanksi kepada empat pihak lainnya. Oleh Komdis, wasit Sunaryo Joko direkomendasikan untuk dikembalikan ke Badan Wasit Sepakbola Indonesia untuk dilakukan penyelidikan. Selama diselidiki ia tidak akan ditugaskan.

Panpel Stadion Jatidiri juga menerima skorsing dari Komdis. "Mereka dihukum tak boleh melaksanakan dan bertindak sebagai tuan rumah sebanyak dua kali tanpa penonton setelah tanggal 18 Oktober 2008 dengan ketentuan jadwal dari BLI (Badan Liga Indonesia). Panpel diskors karena dinilai tidak bisa menciptakan rasa aman dan nyaman," ujar Ketua Komdis Hinca Panjaitan.

Pengawas pertandingan Andi Buchori juga dinyatakan bersalah karena tidak berusaha secara maksimal untuk menciptakan rasa aman sehingga terjadi pergantian wasit. Andi diskors tak boleh aktif dalam kepengurusan sepakbola khususnya sebagai pengawas pertandingan di segala level kompetisi yang diselenggarakan PSSI di musim 2008/2009.

Sanksi terakhir dijatuhkan kapada dua ofisial PSMS, Abdi Panjaitan dan Hendri. Mereka didenda masing-masing Rp 15 juta karena ada di bench pemain tanpa terdaftar dalam susunan ofisial resmi yang diberikan kepada pengawas pertandingan.

Arema-Persiba Didenda Karena Kartu Kuning

Sementara itu, pada sidang yang sama, Arema dijatuhi sanksi Rp 15 juta karena dalam pertandingannya melawan Persela Lamongan menerima lima kartu kuning. Panpel Arema juga diberi peringatan keras karena suporter yang datang menonton melebihi kapasitas stadion dan didenda Rp 10 juta karena ada pelemparan petasan ke dalam lapangan. Sedangkan Pengawas pertandingan dikembalikan ke Badan Wasit Sepakbola Indonesia untuk diselidiki.

Hal yang sama juga dijatuhkan kepada Persiba karena dalam pertandingannya melawan Persib menerima lima kartu kuning. Mereka dijatuhi denda dengan jumlah yang lebih besar, yakni Rp 30 juta karena sudah berkali-kali mendapat banyak kartu kuning dalam beberapa laga.

Komdis juga memberikan hukuman kepada suporter PSIS karena menyanyikan nyanyian rasis dalam laga melawan PSIM. Mereka diberikan hukuman percobaan oleh Komdis, artinya jika kejadian yang sama terulang kembali dalam laga selanjutnya barulah hukuman diberikan.

( roz / krs )
Komentar terkini (33 Komentar)

Baca juga: