Forum Sepakbola
- Nonton Liga Inggris Grati... success
- Nonton Liga Inggris Grati... soccergirl
- ###Kopdar Akbar Linggis##... YNWA
- All About Liverpool part ... YNWA
- The New Social Thread... publica
- All About Manchester Unit... pangeran007
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 22:27 WIB
Spurs Tekuk 10 Pemain Blackburn - Minggu, 23/11/2008 19:00 WIB
MU Mungkin 'Pulangkan' Rossi - Minggu, 23/11/2008 17:13 WIB
Wenger: Posisi Gallas Aman - Minggu, 23/11/2008 14:15 WIB
Cedera, Ronaldo Absen di Liga Champions - Minggu, 23/11/2008 11:59 WIB
Dahaga The Citizens Berakhir - Minggu, 23/11/2008 07:30 WIB
Newcastle Bikin Scolari Frustasi
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 15/10/2008 08:36 WIB
Tekad Robinho Lancar Bahasa Inggris
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Akis Savvides
Manchester - Robinho mengaku tak bermasalah dengan kehidupan barunya di kota Manchester yang baru dijalaninya selama kurang lebih satu bulan. Namun, untuk urusan bahasa, lain lagi ceritanya.
Robinho mendarat di kota Manchester pada bulan September lalu usai Manchester City resmi memboyongnya dari Real Madrid. Berbeda dengan Spanyol dan Brasil--negeri kelahirannya--cuaca di Inggris lebih dingin. Toh demikian, ia mengaku tak memiliki masalah dengan hal itu.
Ia masih menikmati suasana kota Manchester yang diakuinya memiliki banyak tempat menarik dan restoran-restoran Brasil yang memiliki hidangan lezat. Pria 24 tahun ini juga tak memiliki masalah dengan sosialisasi karena ia memiliki Elano Blumer, rekannya di City, yang bersedia mengajak dirinya jalan-jalan ke berbagai tempat.
"Tentu saja cuaca menjadi masalah penting. Di sini sering hujan dan segalanya terlihat abu-abu sepanjang waktu. Tetapi, saya mulai terbiasa dengan itu," ujarnya kepada The Mirror.
"Saya menikmati Manchester sejauh ini. Elano mengajak saya berkeliling kota dan saya menikmatinya. Untuk makanan saya juga tak mempunyai masalah. Malahan di sini ada restoran Brasil yang enak di tengah kota."
Itu baru soal adaptasinya dengan kota Manchester. Bagaimana dengan bahasa? Karena belum sempat mengikuti kelas bahasa Inggris, kemampuannya dalam menggunakan bahasa internasional itu belum mahir. Alhasil kemampuannya pun masih sekelas "ala kadarnya". Tak heran ia sendiri pun memberi rapor buruk untuk kemampuannya berbahasa Inggris.
"Terkadang ketika saya meneriakkan sesuatu dalam latihan, mereka (rekan-rekan setimnya) menganggap itu lucu. Tetapi mereka mengerti maksud saya. Bahasa sepakbola adalah universal."
"Nilai bahasa Inggris saat ini adalah dua dari skala 10. Saya belum bisa mengikuti kelas bahasa Inggris karena saya masih tinggal di hotel. Namun, jika saya sudah pindah ke rumah saya sendiri, saya akan memiliki banyak waktu untuk belajar. Dalam enam bulan, nilai saya akan menjadi 10 dari skala 10," pungkasnya.
( roz / roz )
Tekad Robinho Lancar Bahasa Inggris
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Akis Savvides
Robinho mendarat di kota Manchester pada bulan September lalu usai Manchester City resmi memboyongnya dari Real Madrid. Berbeda dengan Spanyol dan Brasil--negeri kelahirannya--cuaca di Inggris lebih dingin. Toh demikian, ia mengaku tak memiliki masalah dengan hal itu.
Ia masih menikmati suasana kota Manchester yang diakuinya memiliki banyak tempat menarik dan restoran-restoran Brasil yang memiliki hidangan lezat. Pria 24 tahun ini juga tak memiliki masalah dengan sosialisasi karena ia memiliki Elano Blumer, rekannya di City, yang bersedia mengajak dirinya jalan-jalan ke berbagai tempat.
"Tentu saja cuaca menjadi masalah penting. Di sini sering hujan dan segalanya terlihat abu-abu sepanjang waktu. Tetapi, saya mulai terbiasa dengan itu," ujarnya kepada The Mirror.
"Saya menikmati Manchester sejauh ini. Elano mengajak saya berkeliling kota dan saya menikmatinya. Untuk makanan saya juga tak mempunyai masalah. Malahan di sini ada restoran Brasil yang enak di tengah kota."
Itu baru soal adaptasinya dengan kota Manchester. Bagaimana dengan bahasa? Karena belum sempat mengikuti kelas bahasa Inggris, kemampuannya dalam menggunakan bahasa internasional itu belum mahir. Alhasil kemampuannya pun masih sekelas "ala kadarnya". Tak heran ia sendiri pun memberi rapor buruk untuk kemampuannya berbahasa Inggris.
"Terkadang ketika saya meneriakkan sesuatu dalam latihan, mereka (rekan-rekan setimnya) menganggap itu lucu. Tetapi mereka mengerti maksud saya. Bahasa sepakbola adalah universal."
"Nilai bahasa Inggris saat ini adalah dua dari skala 10. Saya belum bisa mengikuti kelas bahasa Inggris karena saya masih tinggal di hotel. Namun, jika saya sudah pindah ke rumah saya sendiri, saya akan memiliki banyak waktu untuk belajar. Dalam enam bulan, nilai saya akan menjadi 10 dari skala 10," pungkasnya.
( roz / roz )
Komentar terkini (6 Komentar)
