Berita Lain

Indeks Berita

Rabu, 15/10/2008 18:20 WIB

Podolski Sang Mesin Tempur Jerman
Kardhika Cipta Binangkit - detiksport


AFP

Jakarta - Lukas Podolski memang meredup di Bayern Munich, tapi jika membicarakan kiprahnya timnas Jerman. Pemuda itu tak layak diragukan karena dia adalah mesin tempur utama pasukan Der Panzer.

Performa Podolski di Jerman berbeda 180 derajat dengan apa yang ditorehkannya di Munich. Kedatangan pelatih anyar Juargen Klinsmann juga tidak kunjung membuatnya kembali tajam seperti saat pemain berdarah Polandia itu masih membela FC Koln.

Sulitnya bersaing dengan bomber Luca Toni dan Miroslav Klose membuatnya baru mencetak dua gol dari tujuh kali penampilannya bersama Munich.

Buruk di klub tapi tidak di level timnas. Bak mesin tempur, Podolski kerap mengeluarkan gol-gol yang menghancurkan setiap lawannya. Pertandingan terakhir kala berduel dengan Rusia menjadi bukti ketajaman pemuda berusia 23 tahun ini.

Bersama Michael Ballack, ia mencetak satu gol saat Jerman menggulung Rusia 2-1 pada babak kualifikasi Piala Dunia 2010 beberapa hari yang lalu. Gol tersebut juga membuktikan bahwa jika diberi kesempatan, ia akan menunjukkan performa terbaiknya.

Sebelumnya, Podolski juga tampil tajam ketika menyumbang dua gol saat Jerman menghempaskan Liechtenstein enam gol tanpa balas.

"Pelatih memberi saya kesempatan lagi, dan saya membayar kepercayaannya dengan bermain baik," ujar Podolski setelah pertandingan melawan Russia, seperti dilansir yahoosports.

Di Euro 2008, Podolski tampil cemerlang. Tiga gol ia ceploskan di ajang terakbar benua biru tersebut. Sayang performa mantapnya tidak berlanjut di babak final, saat Jerman harus mengakui keunggulan Spanyol 1-0.

Meski tidak berhasil membawa negaranya merebut trofi juara, ia pulang membawa penghargaan Silver Boot dari turnamen tersebut.

Selain sebagai penyerang, posisi gelandang kiri pun kian mulus diperankannya. Adalah Joachim Loew yang berhasil menemukan posisi tersebut untuknya. Pilihan itu terbukti tepat, karena Podolski kemudian masuk sebagai salah satu gelandang terbaik di Euro 2008.

Di Timnas sudah berkibar, kini giliran di klub. Gempur terus Polski! ( din / arp )
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk