- 2008's Sports Moment(s) O... GWMU
- All about AC Milannnn... detik00001
- [new]>>>Calon Mo... Inzagol
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Jumat, 09/01/2009 01:01 WIB
Real Madrid Ngotot Soal Huntelaar & Diarra - Kamis, 08/01/2009 23:03 WIB
Urusan Niko Kovac di Kroasia Selesai - Kamis, 08/01/2009 15:15 WIB
Lippi Terima Gay di Azzuri - Kamis, 08/01/2009 12:55 WIB
Pele Menagih Loyalitas Pesepakbola - Kamis, 08/01/2009 10:02 WIB
Capello: Keputusan Beckham Tepat - Kamis, 08/01/2009 06:55 WIB
Tim 2008 Versi Kun Aguero
Indeks Berita
Baca Juga
Jumat, 28/11/2008 06:58 WIB
Sesal, Lega & Bahagianya Pippo
Kris Fathoni W - detiksport

REUTERS
London - Filippo Inzaghi harus menanti sampai menit 93 untuk menceploskan bola sekaligus menyelamatkan AC Milan dari kekalahan. Skor jadi 2-2 dan Milan lolos ke babak selanjutnya Piala UEFA. Pippo, meski ada sedikit sesal, pun lega dan bahagia.
Menghadapi Portsmouth, Jumat (28/11/2008) dinihari WIB, Milan masih tertinggal 0-2 sampai dengan sepuluh menit terakhir. Kekalahan pun membayangi.
Barulah pada menit 84 setitik asa timbul usai tendangan bebas Ronaldinho bersarang di dalam gawang Pompey. Namun, Inzaghi-lah yang akhirnya benar-benar bikin 'Rossoneri' bersorak berkat golnya di menit 84.
Gol telat Pippo yang bikin skor jadi 2-2 itu bukan hanya menghidupkan Milan yang nyaris ditelan kekalahan, tapi juga memastikan mereka melaju ke babak selanjutnya kendati masih menyisakan satu partai sisa melawan Wolfsburg.
"Gol di tepi kematian? Kami membutuhkannya, terutama setelah aku mengenai tiang dua kali. Kami bahagia dan semuanya berakhir baik," kata Inzaghi lega di Goal.
Penyerang berusia 35 tahun itu memang menyisakan sesal karena Milan dia nilai bisa saja unggul dua gol lebih dulu. Tapi karena 'Il Diavoli Rossi' sudah lolos, pupuslah sesal itu.
"Kami menderita lebih dari yang diperlukan. Kami seharusnya bisa unggul 2-0 di babak pertama tapi kami malah memasuki jeda dengan skor 0-0. Namun, kami puas dengan hasilnya. Yang terpenting adalah mencapai babak selanjutnya," tandas Inzaghi.
( krs / din )
Sesal, Lega & Bahagianya Pippo
Kris Fathoni W - detiksport

REUTERS
Foto Terkait
Menghadapi Portsmouth, Jumat (28/11/2008) dinihari WIB, Milan masih tertinggal 0-2 sampai dengan sepuluh menit terakhir. Kekalahan pun membayangi.
Barulah pada menit 84 setitik asa timbul usai tendangan bebas Ronaldinho bersarang di dalam gawang Pompey. Namun, Inzaghi-lah yang akhirnya benar-benar bikin 'Rossoneri' bersorak berkat golnya di menit 84.
Gol telat Pippo yang bikin skor jadi 2-2 itu bukan hanya menghidupkan Milan yang nyaris ditelan kekalahan, tapi juga memastikan mereka melaju ke babak selanjutnya kendati masih menyisakan satu partai sisa melawan Wolfsburg.
"Gol di tepi kematian? Kami membutuhkannya, terutama setelah aku mengenai tiang dua kali. Kami bahagia dan semuanya berakhir baik," kata Inzaghi lega di Goal.
Penyerang berusia 35 tahun itu memang menyisakan sesal karena Milan dia nilai bisa saja unggul dua gol lebih dulu. Tapi karena 'Il Diavoli Rossi' sudah lolos, pupuslah sesal itu.
"Kami menderita lebih dari yang diperlukan. Kami seharusnya bisa unggul 2-0 di babak pertama tapi kami malah memasuki jeda dengan skor 0-0. Namun, kami puas dengan hasilnya. Yang terpenting adalah mencapai babak selanjutnya," tandas Inzaghi.
( krs / din )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
