Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga



Senin, 28/09/2009 22:16 WIB

'Mourinho Tutupi Kelemahan dengan Mulut Besarnya'
Fajar Pratama - detiksport


Reuters

Roma - Jose Mourinho memang telah terbukti piawai dalam menggondol banyak titel. Namun pria asal Portugal ini dinilai hanya merupakan pelatih kelas medioker dan menutupi kelemahannya itu dengan komentar blak-blakannya di media.

Kualitas Mourinho dalam melatih tentu tidak perlu diragukan lagi. Sejak menangani Porto ia telah berhasil merebut perhatian dunia dengan kesuksesannya merebut gelar Liga Champions di musim 2004.

Karir gemilang Mourinho berlanjut ketika ia hijrah ke London untuk membesut Chelsea. Tiga tahun di Stamford Bridge ia telah mempersembahkan dua gelar liga, satu gelar FA dan dua gelar Piala Carling.

Curriculum vitae mentereng yang dimiliki Mourinho inilah yang membuat Presiden Inter, Massimo Moratti ngebet untuk memboyongnya di musim panas tahun lalu untuk menggantikan Roberto Mancini yang juga terbilang sukses. Di musim pertamanya, pelatih berusia 46 tahun itu langsung mempersembahkan titel scudetto.

Meski begitu Zdenek Zeman menilai bahwa Mourinho sebetulnya bukan merupakan pelatih papan atas. Mantan pelatih AS Roma di akhir 90-an ini menyebut bahwa Mourinho hanya unggul dari segi kemampuan berbicara kepada publik dan hal itu menutupi kelemahannya dalam hal mengatur strategi.

Selain sebagai motivator ulung, Mourinho memang dikenal sebagai pelatih yang suka bicara blak-blakan dan sangat sering melancarkan protes. Dua pekan silam ia dijatuhi larangan mendampingi Inter lantaran dianggap melakukan tindakan yang tidak pantas.

"Mourinho merupakan komunikator yang sangat baik. Dia memerlukan hal itu untuk menyembunyikan kemampuannya sebagai pelatih yang hanya berkelas medioker," tukasnya di Football Italia.

"Saya berpikir bahwa Mourinho dapat meraih kesuksesan di Inter karena dia dapat menjadi manajer yang baik bagi pemain-pemainnya. Selain itu dia juga cukup piawai dalam menangani jurnalis."

Pada sisi yang lain Mourinho dikenal sebagai pelatih yang menganut sepakbola pragmatis. Zeman pun mewanti-wanti Internisti agar tidak lagi berharap Inter akan bermain cantik seperti di era kepelatihan sebelumnya.

"Tentu saja, dengannya pendukung Inter tidak akan pernah melihat tim kesayangannya bermain dengan baik," tandasnya.

Mourinho juga tengah disorot setelah Inter menelan kekalahan dari Sampdoria 0-1 di akhir pekan lalu. Kekalahan ini membuat Nerazzurri melorot peringkatnya ke posisi tiga. ( arp / nar )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (21 Komentar)

Baca juga:


Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).