Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga



Jumat, 20/11/2009 23:00 WIB

Genjot Semangat Pemain, Persik Gelar Tes Psikologi
Samsul Hadi - detiksport


Kediri - Tak hanya masalah fisik dan teknik, aspek psikologis turut diperhatikan oleh Persik Kediri dalam rangka meraih prestasi gemilang. Uniknya, bukan psikiater yang digandeng sebagai tentor, melainkan ustadz.

Tes psikologi dilaksanakan di Mess Persik yang berlokasi di Jalan Pahlawan Kusuma
Bangsa, Kota Kediri, Jum'at (20/11/2009). Metode yang digunakan adalah Emotional and Spiritual Qualification (ESQ).  Tidak hanya bagi seluruh pemain, namun pelatih Gusnul Yakin dan official diwajibkan mengikutinya.

Walikota Kediri Samsul Ashar yang sekaligus tercatat sebagai Ketua Umum Persik
mengatakan, tes psikologi tersebut digelar atas dasar terjadinya kemerosotan mental
pemain, terlebih jadwal pertandingan Persik sempat mengalami penundaan yang cukup
lama. Sejak terakhir kali bertanding melawan Pelita Jaya pada awal November, Persik
akan kembali menjalani pertandingan pada tanggal 22 November mendatang dengan
menjamu Persiwa Wamena di Stadion Brawijaya, Kediri.

"Kondisi mental pemain memang sedang mengalami kemerosotan. Minimal itu bisa dilihat
dari hasil ujicoba terakhir, mereka bertanding tidak maksimal, meski saat latihan
sepertinya tampak baik," ungkap Samsul.

Dengan digelarnya tes psikologi tersebut, manajemen berharap seluruh pemain bisa
mengalami peningkatan kondisi mental, hinga berujung pada bertambahnya semangat
bertanding.

"Hasilnya kami harapkan bisa diketahui dalam pertandingan lawan Persiwa, Minggu
besok. Semoga pemain bisa bersemangat dan kami mendapatkan kemenangan," ujar Samsul.

Mengenai dipilihnya seorang ustadz sebagai tentor dalam tes psikologi tersebut,
Samsul menganggapnya tidak menjadi persoalan. Ustadz Huda, seorang penceramah yang
ditunjuk, diakui bukan penceramah biasa, melainkan sosok yang berpengalaman
membangkitkan kembali kejiawaan yang anjlok. "Kalau bisa dikatakan, dia bukan ustadz
yang hanya bisa ceramah. Dia sudah pengalaman kok," demikian alasan yang diungkapkan.

Dalam teknis pelaksanaan tes psikologi tersebut, Ustadz Huda diakui tidak
hanya memberikan ceramah sebagai pencerahan, melainkan juga mendampingi satu per
satu pemain untuk mengungkapkan hambatan dan keluhan yang dihadapinya.

"Mungkin ini bisa dikatakan juga tak sekedar tes psikologi, tapi lebih ke curhat
pemain. Disana Ustadz Huda akan memberikan solusi atas kendala dan hambatan yang
menjadi semangat pemain kendor," imbuh Samsul.

Prestasi Persik dalam Indonesia Super Liga (ISL) 2009 memang belum bisa maksimal.
Pemegang 2 kali gelar juara Divisi Utama tersebut sejauh ini hanya bisa mendapatkan
3 kali hasil seri, dari 3 kali kesempatan bertanding yang dijalaninya.
( nar / nar )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)

Baca juga:


Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).