Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga



Rabu, 25/11/2009 22:42 WIB

Persik Keluhkan Buruknya Kepemimpinan Wasit
Samsul Hadi - detiksport


Kediri - Diimbangi Persipura Jayapura di kandang sendiri membuat Persik Kediri meradang. Korps baju hitam menjadi kambing hitamnya, karena dianggap berat sebelah dalam memimpin pertandingan.

"Wasit juga manusia dan tidak mudah melihatnya itu disengaja atau tidak. Yang jelas saya kecewa, karena wasit tidak memimpin dengan bagus," tegas pelatih Persik Gusnul Yakin, dalam jumpa pers di Press Room Stadion Brawijaya, Minggu (25/11/2009).

Gusnul memaparkan, sepanjang pertandingan 2 x 45 menit, dia melihat terdapat empat kesempatan timnya menciptakan peluang gol yang kesemuanya datang dari handball pemain Persipura. Namun semuanya lolos dari pengamatan wasit Aeng Suarlan.

Selain itu, satu peluang emas juga melayang saat Mahyadi Panggabean dijatuhkan di kotak terlarang. Bukannya mendapatkan hadiah penalti, kapten Persik tersebut justru diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan diving.

"Yang paling membuat saya tidak terima saat Mahyadi dijatuhkan di kotak penalti dan Jack Komboy handsball. Saya yang ditepi lapangan jelas melihatnya sebagai pelanggaran, tapi wasit memiliki penilaian lain yang sangat merugikan kami," papar mantan pelatih Arema Malang tersebut.

Atas kekecewaannya, Gusnul berharap Aeng Suarlan bisa mendapatkan sanksi tegas. "Saya tidak akan melaporkannya secara langsung dan biar PP (Pengawas Pertandingan) yang melakukannya. Saya yakin dia melihat setiap detail kejadian di pertandingan, dan semoga dia mau melaporkannya ke Komisi Wasit," ungkapnya.

Secara terpisah pelatih Persipura jacksen F Tiago menolak memberikan komentar atas penampilan wasit. Dia cenderung mengomentari jalannya pertandingan yang dianggapnya berjalan seru dan berkesudahan 2-2 itu. Mengenai hasil imbang yang didapatkan timnya, pelatih asal Brazil tersebut mengaku sangat bersyukur.

"Setidaknya jauh lebih baik daripada tahun lalu, dimana kami harus keluar lapangan dengan tertunduk," ujarnya.

Jacksen juga menganggap timnya sebenarnya bisa meraih kemenangan, apabila permainan apik di babak pertama bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain untuk menciptakan gol lebih banyak. Menurutnya, kecenderungan pemainnya ragu-ragu dalam mengambil keputusan menjadi salah satu penyebabnya.

"Saya akui itu PR besar bagi saya, dimana pemain selalu ragu dalam mengambil keputusan menyerang dan bertahan. Memang ini tak lepas dari kualitas pemain yang saya akui masih lebih baik musim lalu," pungkas Jacksen.
( din / roz )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (5 Komentar)

Baca juga:


Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).